Pilih Bahasa :

PT. KPSE Services Indonesia adalah satu-satunya anak perusahaan PT. Krakatau Posco yang bergerak di bidang "Environtmental Cleaning Services" dan "Waste management".

@kpseservicesindonesia

KPSE Services Indonesia

KPSE Services Indonesia

TENTANG KAMI

 

PT. KPSE Services Indonesia adalah satu-satunya anak Perusahaan PT. Krakatau Posco yang bergerak di bidang "Environtmental Cleaning Services" dan "Waste management".

Selamat datang di website kami

 

PT KPSE SERVICES INDONESIA

PT KPSE Services Indonesia

(KRAKATAU POSCO Subsidiary)

Krakatau Posco Site Office Building #4

Jl. Afrika No. 2 Cilegon 42443,

Banten - Indonesia

 

 

 

Telp.    : +62-254-369-311/332

Email   : admin@kpse-si.com

Contact Us :

BERITA

    SKETSA

    Kick Off Program Youth Training dan Kerja Bergulir KPSE 2021

     

    Cilegon (9/7), PT KPSE Services Indonesia telah menggelar Kick Off Program Youth Training dan Kerja Bergulir KPSE Angkatan 11 tahun 2021 di Gedung Auditorium PT Krakatau Posco, yang digelar secara virtual. Acara berlangsung dengan standar protokol kesehatan yang ketat, dihadiri oleh Walikota Cilegon Helldy Agustian, manajemen PT Krakatau Posco diwakili oleh Direktur HR & GA Gersang Tarigan, sekaligus sebagai Presiden Komisaris PT KPSE Services Indonesia, turut didampingi Christiawati Ferania Kaseger selaku Department Head PR & GA PT Krakatau Posco serta Wisnu Kuncara Selaku Direktur KPSE Services Indonesia. Kick Off program Secara resmi dilakukan oleh Walikota Cilegon secara virtual, dilanjutkan dengan simbolis penyematan helm dan tanda pengenal oleh Direktur HR & GA PT Krakatau Posco.

     

    Program Youth Training dan Kerja bergulir merupakan salah satu Program Corporate Citizenship yang dicanangkan PT Krakatau Posco sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pengembangan sumber daya manusia di lingkungan sekitar, melalui pelatihan dan pengayaan keterampilan bagi para pemuda usia produktif.  Masih rendahnya kapasitas pendidikan dan daya saing, menjadi motivasi perusahaan untuk menjalankan program ini. Outcome dari program ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran di Kota Cilegon, khususnya di wilayah Ciwandan dan Citangkil.

     

    Walikota Cilegon, Helldy Agustian memberikan apresiasi atas program yang dijalankan, sehingga dapat selaras dengan program Pemerintah Kota Cilegon dalam rangka menekan angka pengangguran. Walikota memandang bahwa pada masa pandemi Covid-19 ini, tidak semua perusahaan dapat melakukannya. “Program Youth Training merupakan program edukasi yang dapat melatih generasi muda agar memiliki kompetensi dan daya saing tinggi di masa yang akan datang,” ujar Helldy. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga dapat bermanfaat baik bagi diri, keluarga maupun masyarakat sekitar.

     

    Pada kesempatan ini pula, Presiden Komisaris PT KPSE-SI, Gersang Tarigan menyampaikan agar program ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya sehingga tujuan Corporate Citizenship dapat tercapai. “Diperlukan inovasi terkait materi pelatihan bagi peserta agar dapat membantu membangun pribadi yang mandiri, berdaya saing, dan memiliki etos kerja yang baik.” ujar Gersang.

    Program ini telah meluluskan sejumlah 294 pemuda sejak tahun 2015 hingga Angkatan ke-10 tahun 2020. Hampir 60% lulusan (164 orang) telah terserap bekerja, mayoritas di industri sekitar area Krakatau Posco & Kawasan Industri KIEC. Peserta Youth Training Angkatan 11 tahun 2021 berjumlah 28 orang yang berasal dari 5 (lima) Kelurahan, yaitu: Kelurahan Samangraya, Tegalratu, Kubangsari, Deringo, dan Banjarnegara. Proses penjaringan peserta melalui beberapa tahapan, diantaranya :

    Terdapat 350 peserta lulusan SMA/SMK dan sederajat mendaftar secara on-line.

     

    Secara administratif, sebanyak 231 peserta mengikuti Tes Tulis dan terjaring 65 peserta yang lolos serta berhak mengikuti Wawancara.

     

    Sebanyak 28 peserta yang lolos pada tahap Wawancara, selanjutnya mengikuti Tes Kesehatan.

     

    Mengacu pada protokol pencegahan penyebaran Covid-19, bagi yang bekerja di Kawasan Krakatau Posco, maka wajib menjalani tes PCR.

     

    KPSE bekerjasama dengan RS Krakatau Medika melaksanakan PCR bagi 28 peserta, dengan hasil PCR ; 17 orang negatif, 8 (delapan) orang positif, dan 3 orang batal hadir dikarenakan kurang sehat. Kemudian 8 orang peserta dengan hasil PCR positif dan 3 (tiga) orang yang menunjukkan gejala Covid-19, melakukan isolasi mandiri (Isoman) dan proses pemulihan. KPSE mengirimkan surat pemberitahuan pada Camat, Lurah, dan Puskesmas setempat terkait status positif covid-19 tersebut.

     

    Sebelum mengikuti Safety Induction dan Orientasi Kerja, 17 peserta menjalani Rapid Test Anti-Gen dan terjaring 1 (satu) orang dengan hasil reaktif. Sehingga langsung melakukan Isoman dan berkoordinasi dengan Kelurahan dan Puskesmas setempat. Dengan demikian, terdapat total 12 orang yang melakukan isoman.

     

    Setelah melewati beberapa tahapan tersebut diatas, 16 orang peserta dapat melanjutkan mengikuti rangkaian kegiatan Safety Induction, Orientasi Kerja, dan Penandatanganan Kontrak Kerja pada 8  - 9 Juli 2021.

     

    Direktur PT KPSE Services Indonesia, Wisnu Kuncara menyampaikan dalam laporannya bahwa selama mengikuti program Youth Training dan kerja bergulir, peserta akan mendapatkan pengalaman bekerja, bagaimana bekerja di lingkungan industri, pemahaman akan standar keselamatan kerja, kedisiplinan, etos kerja, dan daya saing. Materi pelatihan yang akan diberikan terdiri dari teknikal, mekanikal dan pengembangan usaha. Peserta akan diberikan pelatihan kekaryaan yang membumi, seperti mengolah limbah kayu atau seng menjadi produk suvenir dan furniture, teknik pembuatan kompos, budidaya lele dan magot, serta potensi lokal lainnya, dimana saat peserta lulus; bagi yang tidak terserap di industri, dapat dilanjutkan pembinaan melalui program CSR dalam pengembangan usaha, sehingga dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. “Rencana ke depan, model pelatihan yang diberikan lebih banyak bersifat aplikatif, dimana materi dapat dipraktekkan menjadi suatu karya bernilai ekonomis” tambah Wisnu.

     

    Penilaian peserta tidak hanya saat pelatihan saja namun juga dalam melaksanakan pekerjaan. Peserta yang memiliki penilaian terbaik akan memperoleh kesempatan mendapatkan pelatihan bersertifikasi untuk penjurusan teknikal atau mekanikal serta pendampingan lanjutan bagi peserta penjurusan pengembangan usaha. Hal tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk memperoleh peluang kerja dan pengembangan usaha melalui program CSR pembinaan dan pengembangan usaha.